jump to navigation

Komputer Sering Mengalami Blue Screen, Physical Memory Dump, dan Restart Sendiri?! Tanya Kenapa?! July 14, 2009

Posted by e-k-o in Uncategorized.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
trackback
Ilustrasi blue screen

Ilustrasi blue screen

Komputer Anda mungkin pernah mengalami kejadian seperti ini: tiba-tiba ‘blue screen’ (tampilan layar biru), ada pesan error ‘…physical memory dump…’, kemudian komputer restart sendiri. Begitu terus berulang kali. Cuma, kejadian ini tidak bisa dipastikan, dan tidak bisa diprediksi. Kadang muncul, kadang tidak.

Dua tiga minggu terakhir ini saya mengalami masalah serupa. Sebuah laptop HP 540, memory 2GB Corsair (1 keping). Ini bukan memory asli/bawaan dari HP/pabrik, tapi sudah diganti/diupgrade sendiri, karena memory bawaan/aslinya cuma 1GB.

Dari beberapa hasil pencarian di Google, pesan error blue screen ternyata bermacam-macam. Masing-masing pesan mengindikasikan penyebab kesalahan yang berbeda-beda. Sayangnya saya kurang memperhatikan persis kalimat error yang muncul di layar sewaktu terjadi ‘blue screen’. Berikut kutipannya yang saya ambil dari forum Kaskus:

1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)

Ini merupakan biangnya kerok pada BsOD. Karena umumnya pada BsOD, pesan ini yang paling sering muncul. Pesan kesalahan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.

Daftar Penyebab:

- Masalah driver yang bentrok atau tidak cocok

- Masalah Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda

- Masalah Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card

2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)

Nah, pesan ini setidaknya sudah sedikit “nyambung” memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya. Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.

3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)

Bila Anda mendapatkan pesan seperti ini, dapat disebabkan karena:

- Overclock Hardware yang berlebihan

- Komponen komputer yang kepanasan

- BIOS yang korup

- Memory dan CPU yang cacat

4. DATA_BUS_ERROR

Pesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.

5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA

Disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)

6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE

Disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.

7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE

Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.

8. BAD_POOL_CALLER

Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.

9. PEN_LIST_CORRUPT

Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM

10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION

Disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.

Laptop ini seminggu yang lalu sudah sempat opname di Service Center. Waktu itu kerusakannya ada dua macam, yaitu blue screen (physical memory dump) seperti ini, dan harddisk tiba-tiba tidak terbaca. Hardisk sekarang sudah diganti baru, tapi penyakit blue screen ternyata masih saja muncul.

Dugaan saya, apakah ini karena memory 2GB yang cuma satu keping itu? Apa mesti ditambah lagi 2GB satu keping, supaya seimbang? Atau diganti jadi 2 x 1GB? Apa penyebab blue screen sebenarnya? Apakah ada aplikasi/program yang error? Atau memang musti ganti memory? :( Arghh.., kalau yang terakhir ini, mudah-mudahan jangan! Bagaimana menurut Anda?

UPDATE 1:

Siang tadi, Sabtu (18/7), laptop kembali bermasalah. Ketika dipakai buat browsing, tiba-tiba saja hang/freezed, sama sekali tidak bisa pakai, direstart, atau dimatikan secara normal. Akhirnya terpaksa dimatikan secara paksa. Setelah dihidupkan kembali, layar/screen-nya malah blank alias tidak muncul tampilan apapun :( . Akhirnya saya telpon Service Center. Untung saja mereka masih mau menunggu, sebab 15 menit lagi akan tutup (saya baru tahu kalau Sabtu mereka cuma buka sampai jam 13.30 WIB).

Laptop tsb. sekarang sudah opname lagi di SC, tapi baru dioperasi hari Selasa, sebab Senin libur (tanggal merah). Mudah-mudahan bisa kembali (dan) normal. Let’s see later…

UPDATE 2 (27 Juli 2009):

Saya baru saja dapat kabar dari Service Center, katanya laptop sudah bisa diambil. Iseng-iseng (saya kok suka iseng ya ha..ha..) saya tanya, apa penyebab kerusakannya? Mau tahu jawabannya? Virus!

Jujur saja, saya agak sangsi apa benar virus yang jadi biang masalahnya. Tapi ya sudah, sebaiknya saya ambil dulu laptop itu sekarang. Perkara apakah benar kesangsian saya itu, tunggu update berikutnya. Kalau tidak ada update berita, berarti laptop tidak lagi bermasalah (dan ini yang saya harapkan he..he..he).

Oya, satu lagi yang penting, mudah-mudahan laptop itu kapok alias tidak rewel lagi. Mudah-mudahan bisa kembali normal, tidak pakai rusak-rusak segala. Saya ogah balik lagi ke SC (Service Center). Tanya kenapa?! Jawab sendiri, he..he..he.. :D

Saya jadi ingat dengan salah satu bagian di buku saya yang terbaru. Di situ saya tulis salah satu tip memilih laptop yang baik, yaitu “jangan fanatik terhadap merek” (halaman 26).

Sewaktu menulis buku itu, saya memang pernah mempunyai pengalaman buruk soal ini, termasuk pengalaman dengan laptop yang sekarang ini (xx 540). Dulu, menurut pengamatan saya, merek xx itu oke, bagus, dsb. Tapi, dengan kejadian ini, apalagi melihat orang2 service centernya yang, menurut saya, kurang profesional, saya jadi berubah pikiran. Jadi saran saya, kalau beli laptop, jangan sekali-kali judge a laptop by its brand. Do not judge a laptop by its brand. Terjemahannya: jangan menilai laptop dari mereknya. Jangan terpikat karena merek. Merek ternama bukan jaminan. Tanya kenapa? Tidak percaya, monggo silakan dibuktikan. Jangan sampai Anda keweleh (keweleh itu bahasa Jawa, artinya.., hmm.., apa ya? Susah dicari padanan katanya dalam bahasa Indonesia. Kurang lebih artinya: termakan ucapan sendiri, ya begitu lah…) seperti saya. Jangan memuji-muji merek A, atau sebaliknya, menjelek-jelekkan merek B. Tidak selamanya A itu bagus, atau B itu selalu jelek. Semuanya berproses, semuanya bisa berubah; bisa lebih baik, atau berubah jadi jelek…

UPDATE 3 (8 Agustus 2009):

Persis seperti dugaan saya, hari ini, Sabtu (8/8) laptop tersebut kembali bermasalah. Dari awal saya 1000000% tidak yakin dengan hasil analisa teknisi dari HP, bahwa komputer saya rontok karena virus. NO WAY!!!!! Kali ini gejala kerusakannya sama seperti sebelumnya: komputer hang, layar freezed, dan ada pola garis merah horizontal (lihat ilustrasi videonya di bawah), namun KALI INI TERJADI DI UBUNTU LINUX. Saya jadi punya argumen yang menguatkan dugaan saya sebelumnya bahwa ini BUKAN AKIBAT VIRUS. PASTI ADA HARDWARE FAILURE ATAU KERUSAKAN HARDWARE. Untung saja pihak HP tidak ngotot bahwa itu karena virus. Seandainya begitu, akan semakin kelihatan kedunguan dan kebodohan pihak HP.

Saya sudah mendesak pihak HP agar TIDAK PERLU SUNGKAN-SUNGKAN UNTUK MENGGANTI KOMPONEN (HARDWARE) APAPUN YANG RUSAK, MUMPUNG MASIH DALAM MASA GARANSI. JANGAN SAMPAI MASALAH INI BERLARUT-LARUT SAMPAI GARANSI HABIS. JANGAN SAMPAI MASA GARANSI NANTI HABIS, BARU MINTA GANTI INI-ITU. ADALAH HAK KONSUMEN UNTUK MENDAPATKAN PENGGANTIAN KOMPONEN YANG RUSAK SECARA CUMA-CUMA, SELAMA MASA GARANSI.

Pihak HP Service Center (Semarang), melalui salah satu teknisinya, akhirnya mengakui bahwa kerusakan bisa saja berasal dari hardware: layar, mainboard, dsb. Mereka berjanji akan mengganti komponen tsb jika memang terbukti rusak. Menurut saya pengakuan semacam ini sudah terlambat. Saya sebagai konsumen sudah terlanjur kecewa.

Dari awal saya memang sudah tidak simpatik dengan pihak HP. Saya tahu, mereka bukan orang HP langsung. Meski demikian, kelakuan mereka jelas sangat merugikan konsumen, mencoreng nama mereka sendiri, dan nama besar (???) HP. KALAU SUDAH BEGINI, APA GUNANYA GARANSI? APA ARTINYA GARANSI? KONSUMEN BELI BARANG MAHAL2, TERNYATA KUALITASNYA TIDAK LEBIH BAIK DIBANDINGKAN BARANG BM. MENDING SAYA BELI BARANG BM SAJA, LEBIH MURAH, TIDAK ADA GARANSI TAK APALAH, YANG PENTING TIDAK RUSAK2 SEPERTI BARANG HP INI. SAYA JADI ANTIPATI DENGAN PRODUK HP.

UPDATE 4 (Mudah-mudahan ini yang terakhir) (24 Agustus 2009):

Hari Senin (24/8) saya ditelpon pihak Service Center, katanya laptop sudah bisa diambil. Selasa (25/8) siang saya baru bisa ambil. Alhamdulilah LCD/screen sudah diganti baru (saya memang klaim LCD atau hardware lain yang berpotensi jadi penyebab kerusakan/masalah laptop tsb. Ini bukan karena bluescreen, tapi masalah lain lagi/tambahan. LCD memang sempat error seperti ini). Mudah-mudahan ini yang terakhir kali saya piknik ke Service Center. Mudah-mudahan juga laptop itu nggak rusak lagi. Saya capek bolak-balik. (!!!)

Oya, saya lupa kasih lihat photo laptop itu setelah hampir sebulan opname di sana. Mudah-mudahan masih sempat pasang photonya di sini nanti…, buat kenang-kenangan… :(

UPDATE 5 (4 SEPTEMBER 2009 5 PM):

Laptop masih bermasalah. Kadang sering hang tiba-tiba, dan restart sendiri. Ini terjadi di Windows dan Ubuntu (9.04). Dugaan sementara: memory atau mainboard.

Memory yang terpasang sekarang adalah 2GB Corsair (1 keping). Memory yang asli HP (1 GB) dilepas dan masih disimpan. Besok rencananya laptop mau dibawa ke Service Center lagi. Memory HP yang asli (1GB sy minta dipasang lagi), dan yang 2GB Corsair dilepas. Saya pengen tahu gimana reaksinya. Apakah masih error/hang/crash lagi atau tidak. Kalau masih, berarti saya punya alasan lain untuk ‘menuduh’ mainboard sebagai penyebabnya. Let’s see later…

Btw. adakah yang tahu, apakah benar chipset intel tidak cocok jika disandingkan dengan memori Corsair? Ada yang bisa menjelaskan??? Soalnya saya pakai HP 520, memory aslinya cuma 512MB, diganti jadi 2 x 2GB Kingston DDR2. Alhamdulillah sampai sekarang masih lancar/tidak bermasalah. Kalau memang notebook HP tidak bisa ditambah/dipasangi memori lain selain bawaan pabrik, mestinya laptop saya juga tidak cocok dipasangi memori Kingston. Iya kan..?

Ada pendapat/pengalaman lain?

UPDATE 6 (TAMAT):

Menyambung UPDATE #5 di atas: Beberapa hari yang lalu (saya lupa tanggalnya) memory laptop dikembalikan seperti semula, yaitu memory asli dari HP sebesar 1 GB. Memory tambahan Corsair 2GB (1 keping) dilepas. Alhamdulillah sampai saya nulis ini BELUM (dan mudah-mudahan TIDAK) ada masalah lagi seperti sebelumnya. Argh…, benar2 aneh…

KESIMPULAN:

Soal bluescreen, penyebabnya adalah memory pengganti (bukan memori asli) yang tidak cocok dengan laptop HP. Soal layar/LCD yang goyang-goyang, memang harus diganti. Saya sendiri kurang tahu kenapa bisa begitu, padahal itu laptop baru, bukan barang bekas. Soal harddisk yang tiba-tiba tidak terbaca/error, saya juga kurang tahu. Yang jelas saya minta ganti/klaim, mumpung masih garansi.

PS:

Ternyata bukan cuma saya yang mengalami kejadian seperti ini (LCD laptop goyang-goyang). Si Abiel anak Pekanbaru (lihat komentar nomor 9) juga sama. Berikut ini kutipannya:

9. Abiel – October 5, 2009

wahh..kejadian laptop kamu, mirip abis lah dgn laptop ku..

aku anak pekanbaru, yg lebih parahnya, pas aku mau ganti LCD tuh laptop, btuh waktu 15 hari pling cepat, buset..mau g mau, ttp aku ganti ja, puasa g main dlu deh slma 15 hari

Comments»

1. zaki ali - July 14, 2009

ketoke masalah hardware yg konflik. Ganti memory kemungkinan besar penyebabnya.

ekohs - July 14, 2009

iyo mas, perhaps so. tapi moga2 gak kambuh lagi itu glue.., eh.., blue screen. ganti memory dan datang ke service center (lagi) adalah pilihan paling akhir. tapi sekali lagi moga2 ndak perlu balik ke SC (service center). capek bolak-balik terus ke sana. mesti menyiapkan bahan buat adu argumen sama resepsionis (bukan teknisinya) :( :( . saya mau siapkan photo2nya buat barang bukti he..he..he.

PS: td sempat saya jepret waktu error. bukan blue screen, tapi memory test. ceritanya, tadi siang sehabis Ubuntu 9.04 saya update, laptop minta restart, kemudian masuk ke layar biru dan ada proses tulisannya MemTest+ gitu. gak tahu kenapa. apa ini bagian dari error itu, atau normal saja. setelah Memory Test selesai, alhamdulillah sekarang normal2 saja. Moga2 lancar terus gak kambuh lagi…

btw. thanks sudah mampir ke klinik laptop :)

2. Windows Vs Mac « Welcome to my blog | Eko H. Setianto - July 15, 2009

[...] Vs Mac Bicara soal ‘blue screen’ yang pernah saya tulis di sini, saya jadi teringat dengan sebuah anekdot lucu soal Windows dan Mac yang saya temukan di [...]

3. hp-ndesooo - August 10, 2009

wah ini mah parah mas. bisa dituntut tuh si HP..
btw. dari dulu saya mah emang gak pernah percaya sama merek mas..
kalau baca postingan ini saya jadi sakit hati..
mudahan2an kecurangan mereka dibalas dengan setimpal..

4. mk - August 13, 2009

@estianto: saya kok gak ada masalah serius pada HP 540 punya saya ya? hanya ada sedikit masalah… speakernya mono… itu saja.. saya pake 12 jam sehari juga gak rewel tuh..

Eko Penulis - August 13, 2009

@mk:

aha.., tepat sekali. saya sudah menebak akan ada yang bilang seperti ini. betul sekali mas, memang tidak semua hp 540 seperti ini. anggap saja saya kurang beruntung sehingga mengalami kejadian/pengalaman spt ini.

tapi jujur saja, apa yang saya tulis di sini, terutama update yang terakhir, benar-benar terjadi. ini kejadian dan pengalaman nyata, bukan rekayasa. saya tidak mengarang.

btw. soal speaker mono punya hp 540? masa sih???? punya adek saya itu stereo kok, malah lebih bagus dari suara hp 520 yang saya pake. wah…, ck..ck..ck.., satu merek, satu seri, kok bisa beda ya ha..ha..ha. wah kacau nih…

5. maz.bam - August 26, 2009

hallo mas,salam kenal..sya juga pake HP 540 nih

pake windows xp sp3,gk ada masalah tuh,tp ram masih asli bawaannya 1gb,sudah hampir 1thn pake,normal2 aja,,sampai saat ini kira2 udah 3 kali install ulng,,ya itu pun krna virus,,

tapi kenapa ya kadang2 pada device manager ada driver yang error (tanda kuning) selalu pada “MODEM DEVICE HIGH DEFENITION ON AUDIO BUS” kira2 knapa ya?? bisa sih diberesin caranya menginstall drivernya secara manual lewat file .inf,,,kl pun hal ini tidak di lakukan saya rasa tidak ada dampak apa apa pada laptop,risih aja liat si tanda kuning it,,hee heee hee..

kalo punya mas ada error juga gk di device manager??

Eko Penulis - August 26, 2009

@ maz.bam:

halo maz.bam :) salam kenal jg…

sy pake wnxp sp2 (32 bit), dual boot dg ubuntu linux 9.04 (32 bit). di linux gak masalah. semua device oke, driver kedetek semua. ram sdh diganti dengan corsair 2GB (1 keping). sebelumnya malahan 3 GB (1 GB corsair 1 keping + 2 GB corsair 1 keping), tapi yg 1 GB dilepas. sekarang tinggal 2GB corsair 1 keping.

soal memori ini, memang ada keterbatasan mas. sy pakai hp 520, di wnxp sp2 (32). memory sdh diupgrade jadi 2 x 2 GB kingston, tp yg kedetek cm 3,3 GB. mungkin ini ada kaitannya dg jenis os (32 bit atau 64 bit).

oya, soal tanda ‘pentung’ kuning di device manager, itu berarti ada driver utk device tertentu yg kurang pas/tidak sesuai. coba diupdate drivernya, atau dihapus kemudian diinstall lg drivernya. driver utk masing os biasanya beda. misalnya untuk win xp dan vista biasanya beda. trus untuk utk win yg 32 bit dan 64 bit setahu saya jg beda drivernya. coba aja mas install ulang drivernya, khususnya utk device yg error itu. oya, driver apa yg error mas? pake os apa?

klo hp 540 adek saya, alhamdulillah gak masalah. semua driver kedetek. gak pake pentung2an :)

6. maz.bam - August 27, 2009

saya pake windows xp sp2 nih,ada 1 driver yang gak kedetect,namaya juga gk muncul,pdahal semua driver udah sya download trus install,di link yang mas kasi di postingan sebelumnya it lo..

di propertis juaga ga ada namanya,,kodenya ACPI/hp gitu lah…br sehari install ulng ni,aneh munculnya br kli ini saja,,dulu sewaktu di install windows yng sama,driver jg sama tapi tanda it gk muncul kok,,

saya arahin install manual ke ACPI fan trus tanda nya ilang,,gk tau deh apa drivernya dah bener atau gimana,,,

Eko Penulis - August 27, 2009

@ maz.bam:

sedikit tip saat install driver: saya biasanya install driver utk chipset dulu, kemudian restart laptop, baru install driver2 utk device yg lain (audio, video, dsb) sekaligus (tidak usah restart). setiap kali selesai install driver tsb, kalau laptop/komputer mendeteksi hardware baru, abaikan dulu/cancel. setelah driver terinstall semua, baru restart laptop. setelah itu biasanya semua device bisa dikenali dg baik.

7. maz.bam - August 29, 2009

ok deh mas ,makasi tipsnya…

8. ajes - September 8, 2009

mau nanya nih…
kadang”(sering mungkin) di layar laptop ku muncul BSOD yang tulisannya “PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA”….
emang beneran karena hardwarenya ya?? cara benerinnya gimana?? ato perlu dibawa ke Service center??

Eko Penulis - September 9, 2009

@ ajes:

betul. cara paling gampang dan praktis adalah langsung saja ke service center. ceritakan saja apa masalahnya. kalau masih garansi, jangan ragu2 ke sana. itu hak kita sebagai konsumen kok.

oya, sedikit saran: (1) kalau bisa, pas komputer error (misalnya hang atau ada tampilan aneh di layar), jepret saja pakai kamera (baik kamera ponsel atau kamera digital), supaya kita punya bukti dan bahan diskusi/argumentasi dg mereka. sebab yg namanya error tidak bisa diprediksi, kadang muncul kadang tidak. jangan sampai kita pulang kecewa, lantaran kalah berdebat dengan mereka.

(2) sewaktu servis (di service center), kita nanti dapat tanda terima service. nah klo bisa, bukti tsb difotocopy dan buat catatan sendiri, kapan servisnya, apa kerusakannya, gmn solusinya (clear/selesai/tidak?), dsb. ini sekadar catatan buat kita. jika masalah tsb berlarut2, blm selesai2 jg, masih sering bolak-balik ke service center, kita punya arsip dan data buat komplain. kalau perlu, kita tulis keluhan di surat pembaca di koran ternama, biar mereka kapok. sy lihat, dalam beberapa kasus, mereka sering lebih tanggap/responsif jika dikomplain lewat TULISAN (dimuat di media massa), dibanding bila dikomplain langsung secara lisan, meski kita sudah ngomel2 sampai mulut berbusa :D

(3) kalau msh dlm masa garansi, sebaiknya bawa ke service center, jangan ditangani/diservis sendiri, meski sekadar ganti/tambah memori. laptop banyak ditempeli label garansi. jangan sampai label rusak/lepas, sebab klaim garansi bisa hangus/tidak berlaku. kalau ingin ganti memori/komponen lain, minta tolong ke service center agar diberi label garansi yg baru.

ajes - September 9, 2009

daripada repot memfoto” komputer mendangan download bluescreenview..
tapi emang masuk garansi ya masalah kayak gini?

9. Abiel - October 5, 2009

wahh..kejadian laptop kamu, mirip abis lah dgn laptop ku..
aku anak pekanbaru, yg lebih parahnya, pas aku mau ganti LCD tuh laptop, btuh waktu 15 hari pling cepat, buset..mau g mau, ttp aku ganti ja, puasa g main dlu deh slma 15 hari

Eko Penulis - October 5, 2009

@ Abiel:

Wah…, ternyata bukan cuma saya ya yg punya pengalaman spt itu :) jd gmn, laptopnya skrg sdh oke kan?

soal 15 hari itu, setahu sy emang begitu. butuh waktu lama, apalagi kalau ada komponen yg perlu diganti. tiga hari pertama biasanya pengecekan oleh teknisi setempat. dalam tiga hari itu nanti kita dikabari, apa saja kerusakannya, apa ada yg perlu diganti, dsb. kalau ternyata ada yg perlu diganti, biasanya butuh waktu 2 mingguan. kabarnya, laptop tsb dikirim ke jakarta (bener gak sih??), atau nunggu kiriman spare part dari jakarta.

rasanya, HP yang sekarang beda dengan HP yang dulu saya kenal. bukan cuma saya yang berpendapat demikian, tapi teman saya, seorang teknisi HP (yg kebetulan jg teman sesama teknisi sewaktu di kaltim dulu) juga berpendapat sama.

abiel - October 6, 2009

lg dalam perbaikan..bru minggu kmrin d serahkan ke pihak berwajib..hehe..kt nya jg di kirim ke service centre nya di pusat..nth iya nth ga..tpi, mdh2an deh g lama2 x servicenya..sepi jg g da laptop d kamar, belahan hati aku soalnya bos..hahaha..
iya, aku rasa, HP yg dlu dgn skrg kok beda ya..cm menang brand ja kyk nya..

10. Jazon/Budi - November 13, 2009

hlo smua slm knal, sy budi dr tangerang,uia smlm sy instal komputer yg td’a lancar2 ja tp tiba mngalami HARD DRIVE EROR.!! sy bngung pdhl pas sy coba di M.B yg lain bs dan MB yg sy instal pertama sy ganti Hdd bs jg,nah d situ sy jadi bingung apakah dr memory atau memang Hdd yg rusak,itu terjadi pd saat sblm sampai ke format tp sy bingung pd saat mngunankan sp1 lancar2 ja..!!! tolong sy minta kpd yg ada d FOrum ini untuk memberikan solusi yg tepat ..!!!
Trims smua..!!!!!

Eko Penulis - November 13, 2009

@ Jazon/Budi:

hard drive error berapa mas? ada kode error tertentu, atau cuma tulisan ‘hard drive error’? kalau hdd dipasang di mainboard lain bisa, kemungkinan bukan hdd-nya. coba kembalikan hdd tadi ke mainboard pertama, bisa gak?

soal kode error tsb, mgkin link ini berguna: What do the hard drive error numbers mean?

11. rizal - November 22, 2009

Mas.. lepie saya juga punya gejala yang sama persis. BYON M3311, versi lama. G2C. kejadiannya selalu pas ngenet paling 2 -3 jam kemudian, tiba2 blue scree.. “Memory Dumping….” errornya saya gak begitu jelas melihatnya. Itu kenapa ya ? memory bawaan saya 512 MB, trus saya tambah 1 GB, Visipro. Dah lama pake ini paling hampir setahun lebih. gak masalah. Sejak. pake Windows 7 RC baru ini, (kira2 2-3 bulan ini).. mulain hang out blue screen kayak gitu. minta solusinya mas….. :D

e-k-o - November 23, 2009

@rizal:

hal pertama yang perlu dicurigai, menurut hemat saya, adalah memory. PERTAMA, berdasarkan cerita mas Rizal di atas, komposisinya 512MB + 1GB Visipro (ini sdh tidak seimbang). sebaiknya 2 x 512MB (2 keping @ 512MB) atau 2 x 1GB (2 keping @ 1GB). Intinya usahakan dua keping memory itu kapasitasnya sama.

KEDUA, merek memory asli/bawaan dengan memory tambahan (1GB Visipro) mungkin berbeda. Beda merek bisa jadi sumber masalah. Ini berdasarkan pengalaman. Kalau bisa, ganti/nambah memory yang sama identik. Kalau 1GB Visipro, ya ganti semua dg yg spt itu.

Utk kasus HP 540 di atas kesimpulannya adalah memory. Sekarang dikembalikan ke kondisi default/semula, 1GB (memory asli HP), alhamdulilah tidak ada masalah. Sptnya HP tidak bisa ditambah/dipasangi memori sembarangan.

Atau, opsi lain, memory laptop yg asli/bawaan dilepas saja (dan disimpan), kemudian dipasang memory baru (yang sama dan identik) sesuai kapasitas yg diinginkan. Misal: kalau ingin memory 2GB, ya pasang 2 x 1GB (merek dan jenis sama). Kalau ingin jadi 4GB ya pasang 2 x 2GB (merek dan jenis yg sama). Tapi setahu saya, meski pakai memory 4GB (2 x 2GB), selama OS yang dipakai adalah yg versi 32bit (misal WinXP Pro 32), total memory yang terdeteksi/bisa dipakai CUMA 3,5GB. Ini mungkin bisa dipertimbangkan. :)

Demikian, semoga membantu…

e-k-o - November 23, 2009

@rizal:

oya, tambahan…
kalau masih dalam masa garansi, sebaiknya bawa dan konsultasikan dulu ke dealer/toko tempat membeli. kalau sudah tidak garansi/masa garansi habis, dan tidak bisa/tidak berpengalaman/tidak biasa mengganti-ganti memory, sebaiknya bawa dan konsultasikan ke toko komputer terdekat untuk minta diupgrade memory-nya. atau bisa juga minta tolong ke teman yang lebih paham…

12. Ginanjar Rachma Putra - December 11, 2009

sama,,
hdd saya juga sering mengalami dumping( blue screen) seperti itu,,,
malahan saya gak bisa masuk windows sama sekali,,
setiap booting selalu dumping,,

coba di install ulang tetap mengalami dumping,,,, :(
jadi harus gimana …….?
soalnya banyak data penting di dalamnya….

e-k-o - December 11, 2009

@ Ginanjar Rachma Putra:

Apakah problem ini sudah sering terjadi sejak laptop baru dibeli, atau baru akhir2 ini saja? Berdasarkan pengalaman, blue screen yang saya alami di atas disebabkan oleh memori pengganti/tambahan yang ternyata tidak cocok dg notebook HP540. setelah memory default/asli dikembalikan, semuanya normal (lihat bagian KESIMPULAN di akhir tulisan di atas). penyebab bluescreen yang lain selengkapnya bisa dilihat di kutipan dalam tulisan di atas.

kalau laptop masih garansi, sebaiknya klaim saja ke tokonya. kalau sudah habis masa garansi dan tidak ingin pusing2, coba bawa ke toko/service centernya, ceritakan saja masalahnya, dan apa jawaban/solusi yg mereka berikan.

e-k-o - December 11, 2009

@ Ginanjar Rachma Putra lagi:

Oya, tambahan: bluescreen juga bisa disebabkan oleh driver yang tidak sesuai. ini juga sering terjadi. coba diingat2 lagi, kira2 apa yang dilakukan/diinstall sebelum terjadi bluescreen?

Eko Penulis - September 9, 2009

@ ajes:

bluescreenenview?? hmm.., sy malah baru dengar tuh :D soal potret-memotret itu opsional saja. tidak harus. yang penting mas ajes punya dasar dan bukti buat adu argumentasi. ada dasar utk komplain.

btw. dicoba saja mas. setahu saya, laptop baru biasanya garansi 1 tahun.

ajes - September 9, 2009

y udalah dicoba aja.. thx buat sarannta….

Eko Penulis - September 9, 2009

@ ajes:

Ok, goodluck :)

Eko Penulis - October 6, 2009

@ abiel:

ya sabar aja bos. ato…, hmm…, mau nambah laptop lagi?? :D :D

abiel - October 7, 2009

haha..+ laptop gmn nih?..

abiel - October 7, 2009

oke deh,..
btw, aku kek nya mgil abg ja..soal nya aku msih smstr 3 kok( ntr d blg g sopan..) wehehe..
mau nambah laptop maksud nya?..
:)

Eko Penulis - October 8, 2009

@ abiel:

nambah laptop = beli laptop baru gitu :D drpd nunggu kelamaan…

Eko Penulis - October 8, 2009

@ abiel:

ha..ha..ha.., terserah. mo panggil pak, om, mas, bang, boleh2.., silakan. asal jgn pangil bu ato mbak ya :D :D

Iya benul.., eh betul. nambah laptop, beli baru satu lagi. yg lama buat saya ajah :D :D *just kidding*

abiel - October 9, 2009

ha3..g la bang..
ttp 540 kita pegang ampe tamat kuliah..ha3..
btw, g da lo yg pake laptop hp 540 d kmpus ku selain aku..kerennn..ha3

Eko Penulis - October 9, 2009

@ abiel:

iya, hp540 emang lebih oke dibanding hp520 (yg sy pake ini). tampilan lbh oke, trus tombol2 di touchpadnya dr karet, lebih ringan/lembut klo ditekan (di hp520 agak keras). di atas hp540 sbnrnya sdh ada hp550 (sy tahu dari websitenya). sewaktu mo beli hp540 sy tanya, apakah sdh ada hp550, jawabnya blm masuk ke indonesia :D yah jadilah beli yg 540. emang susah ya cari barang yg uptodate di indonesia. kalaupun ada, harganya pasti muahaalll…. :D

ya sudah, disyukuri aja. msh banyak yg blm punya komputer, apalagi laptop.. :)