Cara Restore Ubuntu 9.10 Bootloader November 12, 2009
Posted by e-k-o in Ubuntu.Tags: reinstall windows, install ulang windows, ubuntu 9.10, cara mengembalikan ubuntu 9.10 bootloader, how to restore ubuntu 9.10 bootloader, install ubuntu 9.10, ubuntu 9.10 bootloader, cara mengembalikan bootloader ubuntu 9.10, ubuntu karmic koala, mengembalikan GRUB bootloader ubuntu 9.10 yang hilang
trackback
Menggunakan dua sistem operasi—Windows dan Ubuntu Linux—dalam sebuah komputer memang sangat menyenangkan. Selain tetap bisa menggunakan Windows, Anda juga bisa belajar menggunakan Ubuntu Linux secara bertahap.
Komputer dengan sistem dual boot ini akan menampilkan sebuah boot loader, yaitu pilihan menu sistem operasi yang ingin digunakan, apakah Windows atau Ubuntu Linux. Namun boot loader ini akan hilang, jika Windows terpaksa diinstall ulang karena suatu sebab tertentu. Jadi bagaimana? Haruskah Ubuntu diinstall ulang?
Anda tidak perlu repot menginstall ulang Ubuntu, tapi cukup merestore/memulihkan bootloader-nya saja. Dulu saya pernah menulis soal ini, tapi ternyata tidak berhasil/tidak bisa digunakan pada Ubuntu terbaru (Ubuntu 9.10).
Berikut ini cara mengembalikan bootloader pada Ubuntu 9.10 yang saya kutip (dan saya coba langsung) dan ditulis ulang dari blog mas Iqbal.
- Nyalakan PC/laptop dan booting dari LiveCD Ubuntu atau flashdisk (yang sudah terisi OS Ubuntu). Cara mengubah urutan booting (boot priority) pada BIOS bisa dilihat lagi di sini.
- Masukkan LiveCD Ubuntu ke dalam CD-ROM (atau flashdisk, tergantung mana yang ingin digunakan).
- Pilih Try Ubuntu without any changes to your computer. Tunggu sampai Ubuntu tampil dengan sempurna.
- Setelah berhasil masuk ke Ubuntu, buka terminal (klik Applications > Accessories > Terminal, atau tekan kombinasi tombol Ctrl+Alt+F2).
- Ketik sudo fdisk -l untuk melihat partisi yang ada. Hasilnya muncul tulisan seperti di bawah ini:
- Sekarang ketik sudo mount -t ext4 /dev/sda7 /mnt/. CATATAN: sda7 adalah nama partisi Linux di komputer saya. Lihat tulisan yang dicetak tebal pada langkah nomor 5 di atas. Anda bisa menggantinya sesuai dengan nama partisi Linux di komputer Anda.
- Ketik sudo mount -t proc proc /mnt/proc/
- Ketik sudo mount -t sysfs sys /mnt/sys/
- Ketik sudo mount -o bind /dev/ /mnt/dev/
- Ketik sudo chroot /mnt/ /bin/bash
- Ketik grub-install /dev/sda. Hasilnya muncul tulisan seperti di bawah ini:
- Ketik grub-install /dev/sda7. Hasilnya muncul pesan seperti ini:
- UPDATE (20 Nov 2009): ketik update-grub. Hasilnya seperti di bawah ini:
- Sekarang ketik reboot untuk merestart komputer. Hasilnya, bootloader akan kembali seperti semula.
- Jangan lupa mengeluarkan LiveCD Ubuntu atau Flashdisk (berisi OS Ubuntu) yang dipakai untuk booting tadi. Jika tidak, komputer akan booting lagi dari CD/Flashdisk.
Disk /dev/sda: 120.0 GB, 120034123776 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 14593 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Disk identifier: 0xb196b196
Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 1 4570 36703768+ 7 HPFS/NTFS
Partition 1 does not end on cylinder boundary.
/dev/sda2 4570 14593 80514441+ f W95 Ext’d (LBA)
Partition 2 does not end on cylinder boundary.
/dev/sda5 4570 10394 46781248+ 7 HPFS/NTFS
/dev/sda6 10395 10643 2000061 82 Linux swap / Solaris
/dev/sda7 10644 12108 11767581 83 Linux
/dev/sda8 12109 14593 19960731 83 Linux
Disk /dev/sdb: 8088 MB, 8088715264 bytes
249 heads, 62 sectors/track, 1023 cylinders
Units = cylinders of 15438 * 512 = 7904256 bytes
Disk identifier: 0×0005bb5f
Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sdb1 * 1 1023 7896506 b W95 FAT32
Partition 1 has different physical/logical endings:
phys=(1023, 248, 62) logical=(1022, 248, 62)
Installation finished. No error reported.
This is the contents of the device map /boot/grub/device.map.
Check if this is correct or not. If any of the lines is incorrect,
fix it and re-run the script `grub-install’.
(hd0) /dev/sda
(hd1) /dev/sdb
grub-setup: warn: Attempting to install GRUB to a partition instead of the MBR. This is a BAD idea.
grub-setup: warn: Embedding is not possible. GRUB can only be installed in this setup by using blocklists. However, blocklists are UNRELIABLE and its use is discouraged.
Installation finished. No error reported.
This is the contents of the device map /boot/grub/device.map.
Check if this is correct or not. If any of the lines is incorrect,
fix it and re-run the script `grub-install’.
(hd0) /dev/sda
(hd1) /dev/sdb
Generating grub.cfg …
Found linux image: /boot/vmlinuz-2.6.31-14-generic
Found initrd image: /boot/initrd.img-2.6.31-14-generic
Found memtest86+ image: /boot/memtest86+.bin
Found Microsoft Windows XP Professional on /dev/sda1
done
PS: Tip ini penting untuk mencegah kasus Windows yang tidak bisa booting dan selalu muncul pesan error: no such device, meski tampil (dan bisa dipilih) pada menu bootloader. Lihat posting soal error: no such device selengkapnya.
Selamat mencoba!

bagus-bagus
@ ali zaki: Alhamdulillah. akhirnya ketemu juga caranya. siang tadi baru dicoba dan berhasil. saatnya melanjutkan perjalanan
sip! mantab bener… lanjutkan!
@ masiqbal:
sip markusip. top markotoooppp…
Saya maw tanya dunk…udah setress neh..
kasus :
Tadinya saya ingin memindahkan boot WinXp saya kebagian atas dari Boot loader. Setelah baca sana sini , saya kemudian melakukan editting pada bagian /boot/grub/grub.cfg
setelah dilakukan eddit sana – sini, saya berhasil mengubah default menjadi winXp…
Masalahnya, ketika saya masuk ke WinXP tersebut, saya kembali dihadapkan dengan grub loader dari ubuntu 9.10 ini. Begitu seterusnya kecuali saya memilih Ubuntu 9.10. Dengan kata lain, laptop saya hanya bisa masuk ke Ubuntu 9.10 ini….
apakah kamu tau bagaimana caranya agar saya dapat masuk kembali ke windows ?
balas via email yaaa…di tunggu ASAP..
@ moch.rasyid:
Kalau yg dimaksud ‘memindahkan’ boot WinXP adalah membuat WinXP sebagai opsi default saat booting, gampang sekali mas. Pakai StartUp-Manager (klik menu System > Administration > StartUp-Manager). Tapi sebelumnya musti diinstall dulu (sudo apt-get install startupmanager).
UPDATE (19 NOV 2009):
Soal tidak bisa booting ke Windows (meski muncul dalam daftar di bootloader), silakan coba cara ini:
Saya baru saja mengalami problem serupa, dan alhamdulillah berhasil dengan cara di atas. Posting selengkapnya ada di sini. Selamat mencoba!
[...] Malam ini saya baru saja mengalami masalah yang persis seperti yang pernah dialami oleh <a href=“http://esetianto.wordpress.com/2009/11/12/cara-restore-ubuntu-9-10-bootloader/#comments”… title=”mas Rosyid” target=”_blank”>mas [...]
Thx 4 tutorial’a,
mkin cmngt pake linux ne
@Vikz:
Oke mas, sama2. Tetap semangat ya..
penting banget…
ijin bookmark ya pak…
@MadeAdi:
Silakan mas…
, dg senang hati…
@MadeAdi:
Oke.., silakan bli…
Sering2 mampir kemari ya..
biar langsung milih gitu gimana pak? soalnya beda sama grub yang dulu
@ tooman:
Langsung milih gimana maksudnya mas? Kalau yang dimaksud ‘langsung milih’ adalah membuat OS tertentu (Win atau Ubuntu) sebagai pilihan default sewaktu booting, pakai startup-manager. Berikut ini caranya:
Selamat mencoba!
saya mengucapkan terima kasih yg sebesar”nya…… akhirnya bisa balik lagi grub saia….. sekali lagi terimakasih ya…
@si jangkrik:
Alhamdulillah. Saya ikut senang (juga terharu he..he..he)
. Oke deh, selamat ngulik kembali bersama Ubuntu ya mas…
makasih mas. hampir aj saya install ulang ubuntu saya.
dapat info dari teman saya supaya mampir ke blog Anda. ternyata manjur bgt cara nya.
terima kasih .
@rachmat:
sering2 mampir kemari ya
Okey mas, goodluck ya? Skrg si kecil Ubuntu sudah sembuh, kan?
alhamduliallah
berkat baca blog ini, sy bisa mnjalankan ubuntu sy lagi hehe
thanks banget mas
saya doakan smoga banyak rezekinya yah
amin…
@idan:
Alhamdulillah. Selamat ya mas…?! Hmm.., ternyata Ubuntu emang asyik, kan..
Amin. Terima kasih atas doanya…