Apa dan Siapa

Nothing but e
EKO H SETIANTO — penulis TI independen. Beberapa publikasi yang pernah saya buat bisa dilihat di sini.
Blog ini berisi kumpulan catatan, ide dan opini, tutorial, tip dan trik, serta obrolan ringan seputar dunia Teknologi Informasi. Sebagai selingan, terkadang saya juga menulis topik menarik lainnya di luar TI. Meski belum banyak, namun mudah-mudahan apa yang saya tulis di sini juga berguna buat Anda. Selamat membaca.
Kritik, saran, pertanyaan:
Email: eko.setianto@gmail.com | YM-id: eko_penulis

Hi Ko,
Long time no see… Jadi inget waktu leaptop-ku raib dan kita nyari-nyari kemana-mana dengan panik. Udah kebayang jauh kalau ntar bakal dapaet warning atau ngganti dengan potongan gaji…
. Inget nggak waktu itu di mana? Di Kideko Site kan? Bahkan sampeyan belain jalan jauh nyebrangin hutan kecil gundul ke camp sebelah untuk ngeblock kemungkinan pencuri lari lewat sana. Very helpful great effort, mate… aku jadi terharu kalau inget ini.
Pernah juga karena kejahilan nggunakan komputer sampai ngedapet peringatan kan? He he he .. ternyata kejahilan kita sama ya.. atau aku mungkin lebih parah kali..
masih inget Ardi kan? Dia udah punya anak kali?? And sukses dengan cintanya. Yang duluh pernah bersaing cinta denganku.. ha ha ha …
Hoping all is well with you. Dan bedanya, sampeyan sukses dengan ide dan harapan dan menuangkannya serta menjalankannya dengan pilihan hati. Dan aku juga cukup happy dengan berkutat masih di areal pertambangan. So just live our life happily.
Aku suka tulisan-tulisan sampeyan. Dan musti belajar banyak dari sampeyan nih. Pengen juga aku nulis. Namun rasanya waktuku nggak cukup. apalagi kalau nggak nyempetin ngeluangkan. Banyak to do list yang musti kuprioritaskan. Pengennya sih nulis buku tentang elektronika aplikasi, elektronika digital, dan mikro kontroler, yang nggak bebelit dan mudah diaplikasikan. Kurasa banyak yang memerlukannya. Juga tentang electrical khususnya Heavy Equipment Troubleshooting dan pengenalan. Kayaknya nggak banyak di pasaran tuh. Tolong bantu ya… jalur-jalurnya, trick-nya de el el deh…
Sorry tulisan feedback ini banyak make bahasa yang nggak layak bagi penulis (calon penulis ding
).
Well, keep in touch Mas Eko, dan sukses selalu.
Ron
EKO:
halo juga mas Rony. wah, lama gak ketemu. dmn skrg?
Salam kenal saya sudah masuk ke situs mas Eko
mimbar.saputro kalau mau email tinggal nambahin gmail dot com
EKO:
thank you, pak Mimbar
Bagus, Perlu ditingkatkan
. lam kenal sesama penulis Smitdev community
EKO:
thanks. salam kenal juga. goodluck ya..?
Salam kenal mas eko, wah banyak tutorial menarik nih, asyikkk…
EKO:
salam kenal juga
salam kenal mas, dari tetangga…
EKO:
thanks. salam kenal juga mas Ali Zaki
wah,gak tahu diupdate ik blog e . write something interesting dude!!!
EKO:
okay, right on the way, ha-ha-ha. thanks dah mengingatkan ya..
Mas Eko,
Ordinary people with great ideas…… Pokoknya, menulis itu harus menjadi hal yang menyenangkan. Salam.
EKO:
goodluck ya..
salam kenal juga, pak Iskandar. great to know you. very inspiring
wah, sibuk nian kah dikau ini, di jakarta, singapore, sangatta, balikpapan, pontianak atau dimana dikau sekarang? hellow, anybody home….
EKO:
ha-ha-ha, ada2 saja nih. thank you mas Ali…
gak pernah ketemu euy, kangen sama mas eko….. wahakaka
EKO:
)
he..he..he.., kangen ni ye..
salam kenal
membalas kunjungan
EKO:
ok, thanks ya..
hai mas. kerennnnn independent IT writer. nice job
EKO:
)
he-he-he, tp ada embel2 amatir lho mbok…
hai mas…
msh suka nulis? coba cerita ttg buku yg pernah ditulis. ya semacam review gitu…
halo mas, salam kenal
trims tuk kunjungannya. saya akan sering-sering berkunjung, dan mungkin tanya-tanya tentang IT, karena saya ingin belajar lebih jauh tentang IT ini, terutama blogging dengan wordpress maklum saya gaptek.
Oh ya, saya sedang memindahkan wordpress.com saya ke wordpress selfhosting: http://ninstravelog.net
Saya tunggu kunjungannya di alamat baru ya…
oke, segera meluncur…
Eko, lagi-lagi saya harus terima kasih atas kunjungannya dan juga moral support tuk bikin buku…. memang pernah terpikir, tapi karena saya tidak tinggal di Indonesia, sulit untuk cari publisher….
anyway, sering terus berkunjung dan kasih komentar, karena itu memberi saya semangat untuk terus menulis….
@ NSuwarno:
Klo penerbit sih banyak mbak, tinggal pilih yang sesuai dengan tema tulisan/bukunya. Soal royalti…, ya gitu deh
Kalau mau, bisa juga diterbitkan sendiri. Kalau perlu tenaga penulis, kontak2 ya? Sapa tahu saya bisa ikut nampang di cover depan
Mas, oke abiz sampean. Klo sering terbang, jangan lupa mampir dong kunjungi saya. Mungkin ada hal yang bisa mas jadikan inspirasi tulisan mas.
@ agus:
Oke mas, terima kasih. Segera meluncur…..
halo mas, salam kenal
@ tinodino:
halo, salam kenal juga. apa kabar…?
Mas, pergi tanpa arah tapi bertujuan itu menyenangkan ya…??? itu mimpiku dulu. alam sebagai teman sejati yang tak pernah jenuh menemani. Ah…..aku merasa bangkit kembali. Aku bersyukur, entah darimana asalnya dulu, setiap YIM mas aktif, ada apa dengan itu? kapan muncul?
pagi ini, aku merasa kehilangan titik paling berharga. Mungkin, bagi banyak orang titik itu kecil dan gak perlu di khawatirkan. masih banyak koma, tanpa tanya, tanda petik, dan lain-lainnya. tapi, ketika aku coba menggunakan kaca pembesar, aku coba melihat lebih dekat wujud selain titik. dalam imajinasi, aku coba alat yang lebih hebat lagi, teleskop, TERNYATA…..??? semua itu berasal dari titik. “semua itu terbentuk dari gabungan banyak titik. titik-titik yang tersusun rapi. kehilangan titik berarti kehilangan makna.” Mungkin, aku terlalu terbawa …….??????
“hilangnya satu titik pagi ini, menyulitkan aku menyusun banyak titik-titik. ompong. padahal, dengan titik dan titik-titik aku bisa membentuk sebuah garis. semakin kreatif aku menggunakannya, aku mampu menjadikannya bermakna. Yah…aku merasa kehilangan titik hilanglah sudah makna hidup ini. aku berharap, aku berbuat untuk tidak apa-apa agar semua ini tidak sia-sia”.
mas, ada “ada apa dan siapa di blog agus”
pagi ini, setelah subuh, agus berkunjung kembali.
“UJUNG PEDANG TERTAJAM SEKALIPUN TIDAK SEBANDING DENGAN UJUNG PENA YANG MUNGIL”
kemarin, selepas magrib, datang dua orang yang baru agus kenal. mereka sempat berdiskusi walau sesaat. diskusi yang berjalan ketika itu tak ubahnya obrolan para peminum kopi di warkop. yah…hanya mengisi kekosongan sambil menikmati segelas kopi, mungkin begitu.
moment sesaat itu mengingatkan agus pada kenangan 11 tahun silam. ketika itu agus memasuki perpustakaan pusat di sekolah agus. waktu itu, agus masih terlalu muda untuk memahami sebuah makna dalam buku, yah…11 tahun silam. agus terpukau oleh deretan buku berwarna biru, dengan sampul HC, jenis font–lupa, di hiasi warna emas yang berkilau. judulnya, kalau tidak salah,”ujung pedang tak setajam ujung pena”.
Mm….satu hal yang agus ingat selalu catatan pengarang buku itu, seorang seniman-bashofi. kurang lebih pemahamannya begini;” satu kompi pasukan terlatih, ribuan pasukan terdidik, bahkan kekuatan satu batalion militer sekalipun tidak sebanding dengan sebuah pena. israel tidak takut dengan hebatnya peralatan perang amerika atau canggihnya peralatan temput. israel hanya takut satu hal. PENA.”
Mas, teruslah berkarya. dengan karya itu agus yakin, mas telah berperan menentukan peradaban. banyak kisah hidup yang perlu kita suratkan. dan biarkanlah kisah itu mengalir dan tersirat kembali di tengah-tengah kumpulan insan.
sukses selalu
@ agus friyanto:
Dari tulisan/komentar yg panjang ini, sy tahu mas Agus bisa dan berbakat jd penulis cerpen, atau bahkan novel. Kenapa gak dicoba mas? dikirim ke media/surat kabar. atau iseng2 bikin draft cerpen/novel, diolah lagi, dan setelah jadi, ditawarkan ke penerbit.
siang ini agus nongkrong lagi
beberapa menit yang lalu, ada kabar yang membuat agus berada antara kebangkitan dan kevakuman. hidup itu memang unik. untuk bebas penuh dengan batas. melayang ke arah yang baru, harus meninggalkan haluan lama. jika waktu berkehendak pada kebaikan, mungkin hulu itu akan disambangi lagi
@ agus friyanto:
kata2 mas Agus cenderung puitik/s. mgnkn berbakat jd penulis puisi. dicoba saja mas, dan kirim ke media/surat kabar. siapa tahu dimuat dan dapat honor, lumayan kan
terima kasih mas eko. duh…..ujung pena kenangan silam sepertinya memang harus agus akui lebih hebat daripada ujung pedang paling tajam.
oiya, hari ini agus agak telat nih, tadi setelah subuh “cowok kecil” lagi rewel.
@ agus friyanto:
Terima kasih mas Agus. Maaf jg saya akhir2 ini jarang online. Tetap semangat menulis ya…
oiya mas, untuk publikasi ada gak yang bisa online? klo ada agus minta alamatnya. mungkin agus bisa mencoba
@ agus friyanto:
Publikasi online gmn maksudnya, mas..? Daftar publikasi itu sementara memang baru berupa buku cetakan. Sudah lama (dan mudah-mudahan masih) beredar di toko-toko buku di kota-kota besar di Indonesia. Silakan mampir ke Gramedia atau toko buku di kota mas Agus…
salam kenal mas…
@ masiqbal:
salam kenal juga