jump to navigation

Menjalankan XAMPP Secara Otomatis June 29, 2009

Posted by Eko Penulis in Uncategorized.
Tags: , , , , , , ,
add a comment

XAMPP untuk Windows dan Linux (Ubuntu) sebenarnya tidak jauh berbeda. Kalaupun ada, sejauh yang saya rasakan, XAMPP di Linux tidak bisa otomatis aktif, sehingga harus diaktifkan secara manual melalui konsole dengan perintah sudo /opt/lampp/lampp start.

Untuk menjalakankan/mengaktifkan XAMPP secara otomatis sewaktu Ubuntu dinyalakan:

  1. Buka terminal/konsole.
  2. Ketik sudo gedit /etc/rc.local
  3. Tambahkan sudo /opt/lampp/lampp start sebelum tulisan exit 0.
  4. Simpan dan keluar dari Gedit.

Virus atau Bukan? June 17, 2009

Posted by Eko Penulis in Internet, Konsultasi.
Tags: , , , , , , , , , , , , ,
2 comments

Sewaktu mendaftar untuk memperoleh webhosting gratis di 000webhost.com, kita diminta untuk mendownload sebuah file, yaitu ip_confirm.exe, ukurannya 2.6 KB. Setelah dijalankan, kita akan mendapatkan sebuah kode acak enam digit yang digunakan untuk mendaftar di 000webhost.com.

Awalnya saya berpikir bahwa ini memang file dan prosedur yang mesti dilakukan untuk mendaftar di sana. Tapi beberapa waktu lalu, salah satu pembaca buku saya mengeluh tidak bisa mendownload dan menjalankan file tersebut, lantaran diblokir oleh program antivirus yang terpasang di komputernya. Lantas, saya coba iseng untuk mendaftar lagi di 000webhost.com, tapi kali ini menggunakan komputer dengan sistem operasi Ubuntu Linux 9.04, bukan Windows. Hasilnya, saya berhasil mendaftar meski tanpa mendownload dan menjalankan file tersebut.

Jadi, apakah file .exe tersebut memang virus atau trojan? Kalau memang prosedur pendaftaran di 000webhost.com harus demikian (harus download file ip_confirm.exe dulu), kenapa di Ubuntu Linux tidak? []

Om, Ubuntu Itu Apa Sih?! April 22, 2009

Posted by Eko Penulis in Ubuntu.
Tags: , , , ,
add a comment

Saya sering ditanya oleh anak-anak ketika mereka bermain ke rumah saya. “Om, Ubuntu itu apa sih?”, tanya mereka heran. Saya sendiri agak susah menjelaskan secara gamblang, mengingat usia mereka masih sangat muda (sekitar kelas 1 atau 2 SD) dan belum begitu akrab dengan komputer. Tapi saya jawab saja, bahwa Ubuntu itu sama seperti Windows, tapi lebih bagus, menarik, unik, jarang (atau mungkin tidak pernah) kena virus, mudah digunakan, banyak game bagus, gratis, dan masih banyak lagi fitur lainnya, sebatas yang saya ketahui dan pernah saya gunakan.

Pertanyaan di atas sebenarnya sederhana. Awalnya saya tidak terlalu menghiraukan. Saya anggap itu adalah pertanyaan yang wajar, sama seperti ketika dulu saya atau Anda melontarkan pertanyaan serupa. Namun jika ditelisik lebih lanjut, ada sebuah pelajaran menarik yang patut disimak.

Pertanyaan anak kecil di atas perihal Ubuntu, menandakan rasa ingin tahu (curriousity) yang besar. Rasa ingin tahu, ingin mencoba, dan kemudian ingin bisa. Rasa penasaran mereka semakin bertambah, ketika saya katakan bahwa Ubuntu itu bagus, banyak gamenya, tidak pernah kena virus, dsb. Mereka pun sedikit memaksa saya untuk mencoba, ketika saya buka satu dua buah game yang—meskipun untuk ukuran saya kurang menarik, namun—membuat mereka senang, happy.

Saya membayangkan, seandainya sejak dini anak-anak seusia mereka dikenalkan pada program-program yang bersifat opensource, misalnya Ubuntu Linux, tentu mereka akan lebih mudah menyesuaikan diri. Selama ini, anak-anak lebih mengenal Windows karena, menurut hemat saya, memang itulah yang mereka terima sejak dini, baik di lingkungan pendidikan formal, maupun di rumah.

Saya bukan seorang idealis yang anti Windows, pro Linux/Ubuntu, atau sebaliknya. Ide pengenalan program-program open source sejak dini diharapkan bisa membuka dan menambah wawasan mereka. Bukan tidak mungkin bila suatu saat nanti lahir para pengembang program open source muda dari Indonesia. ***